Gempa Banten, Kepala Desa Data Kerusakan Rumah Warga
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1842248/original/014126600_1516695758-gempa_jakarta1.jpg)
Pusat gempa yang berkekuatan 6,1 SR di Kabupaten Lebak, membuat warga di Desa Bayah dan Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, berhamburan lari keluar rumah.
Warga merasa kaget dan takut saat terjadi guncangan gempa yang terasa kuat di wilayahnya
"Bukan kuat-kuat lagi. Tapi untuk kerusakan, saya sudah suruh ketua RW keliling, mendata rumah rusak," kata Kepala Desa Cihambali, Rudiat, saat dihubungi Liputan6.com, Banten, Selasa (23/01/2018).
Guncangan pun terasa kencang di Kabupaten Pandeglang, Banten. Guncangan gempa terasa lebih dari sekali di daerah yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Serang ini.
SITUS JUDI POKER,DOMINOQQ,ADUQ,CAPSA SUSUN
"Orang gempanya di Lebak katanya, gede banget di sini," kata Endih, warga Kecamatan Cadasari, kabupaten Pandeglang, Banten.
Meski begitu, di dekat rumahnya, belum ditemukan kerusakan yang berarti. Hanya genting jatuh dari atap rumah warga akibat dari gempa Banten tersebut.
"Enggak ada (kerusakan), di sini mah cuman gede banget kerasa," terangnya.
"Bukan kuat-kuat lagi. Tapi untuk kerusakan, saya sudah suruh ketua RW keliling, mendata rumah rusak," kata Kepala Desa Cihambali, Rudiat, saat dihubungi Liputan6.com, Banten, Selasa (23/01/2018).
Guncangan pun terasa kencang di Kabupaten Pandeglang, Banten. Guncangan gempa terasa lebih dari sekali di daerah yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Serang ini.
"Orang gempanya di Lebak katanya, gede banget di sini," kata Endih, warga Kecamatan Cadasari, kabupaten Pandeglang, Banten.
Meski begitu, di dekat rumahnya, belum ditemukan kerusakan yang berarti. Hanya genting jatuh dari atap rumah warga akibat dari gempa Banten tersebut.
"Enggak ada (kerusakan), di sini mah cuman gede banget kerasa," terangnya.
DAFTAR JUGA :
Komentar
Posting Komentar